September 2, 2026

Sertifikasi Halal Gratis 2026 untuk UMK: Apa yang Perlu Disiapkan?

Sertifikat halal dapat membantu meningkatkan kepercayaan konsumen dan membuka akses pasar yang lebih luas. Kabar baiknya, pada 2026 pemerintah kembali menyediakan Program Sertifikasi Halal Gratis atau SEHATI bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil.

Namun, gratis bukan berarti semua jenis usaha dan produk otomatis dapat mengikutinya. Program ini menggunakan mekanisme pernyataan pelaku usaha atau self-declare dengan sejumlah kriteria yang harus dipenuhi.

Siapa yang dapat mengikuti SEHATI 2026?

Program ini ditujukan bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang memiliki Nomor Induk Berusaha atau NIB dengan skala usaha mikro atau kecil.

Secara umum, produk harus menggunakan bahan yang telah dipastikan kehalalannya dan dibuat melalui proses produksi yang sederhana. Tempat serta peralatan produksi juga tidak boleh bersinggungan dengan bahan yang tidak halal.

Pelaku usaha memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp15 miliar, maksimal satu fasilitas produksi dan satu outlet, serta menghasilkan barang yang termasuk dalam jenis produk yang memenuhi kriteria self-declare.

Produk yang menggunakan daging harus memakai bahan dari produsen atau rumah potong hewan maupun unggas yang telah bersertifikat halal. Jika menggunakan daging giling, proses penggilingan juga harus dilakukan sendiri secara halal atau menggunakan jasa penggilingan yang telah bersertifikat halal.

Kelayakan produk nantinya akan diperiksa oleh Pendamping Proses Produk Halal.

Dokumen yang perlu dipersiapkan

Sebelum mendaftar, siapkan beberapa hal berikut:

Pastikan nama bahan ditulis secara jelas dan konsisten. Untuk bahan kemasan atau bahan olahan, siapkan informasi merek dan bukti kehalalannya jika diperlukan.

Bagaimana cara mendaftar?

Untuk mendapatkan pendampingan pendaftaran sertifikasi halal gratis melalui program SEHATI, klik tombol berikut.

Setelah membuat akun dan melengkapi data usaha, pelaku usaha dapat mengajukan sertifikasi melalui skema self-declare serta memilih kode fasilitasi yang masih tersedia.

Pendamping PPH akan membantu memeriksa produk, bahan, proses produksi, dan kelengkapan dokumen sebelum pengajuan dilanjutkan.

Jangan terburu-buru mengirim pengajuan

Sebelum mendaftar, periksa kembali beberapa hal:

Persiapan yang rapi membantu mengurangi risiko pengajuan harus berulang kali diperbaiki.

Catatan penting

Kuota program dapat berubah atau habis sewaktu-waktu. Ketentuan juga dapat diperbarui oleh BPJPH. Karena itu, selalu periksa status terbaru melalui SIHALAL atau kanal resmi BPJPH sebelum mengajukan.

Sertifikasi halal bukan sekadar menempelkan logo pada kemasan. Di baliknya terdapat tanggung jawab untuk menjaga bahan, proses, fasilitas, dan konsistensi produk setelah sertifikat diterbitkan.

Kalau usaha kita sudah memenuhi kriterianya, program SEHATI dapat menjadi kesempatan yang sangat layak dimanfaatkan.

Masih Bingung Cara Mengurus Sertifikat Halal Gratis?